Belajar Hubungan Ayah Dan Anak Dari Keluarga Iniesta


Andres Iniesta adalah salah satu pemain terbaik yang dimiliki oleh klub sepak bola Spanyol, Barcelona. Laki-laki kelahiran 1984 ini memulai dbut karirnya menjadi pemain sepak bola yakni sejak sang ayah memintanya bergabung dengan salah satu klub sepak bola http://liga168.com/ junior, ketika usianya masih sangat dini, yakni 10 tahun. Dari klub sepak bola junior itu Andres belajar dan terus belajar hingga akhirnya mampu menjadi kapten ketika usianya masih 12 tahun. Berkat bakat yang dimiliki ditambah dengan ketekunan ketika belajar, maka Andres kecil pun tumbuh menjadi pemain muda yang berbakat. Ketika usianya 14 tahun Andres Iniesta sudah ikut dalam pertandingan bergengsi Nike pada tahun 99 yang memperebutkan piala emas. Pada pertandingan tersebut, Andres membuktikan kemampuannya dengan mencetak gol di laga final. Tentu hal tersebut menjadi kebanggaan sang ayah yang telah sejak kecil menanamkan kecintaan sepak bola kepada sang anak.


Ayah Andres, Jose Antonio Iniesta memang bukan seorang pemain sepak bola. Beliau adalah seorang pebisnis anggur yang sangat sukses di Spanyol. Iniesta kecil tentu tumbuh dari keluarga yang sangat sederhana, namun memiliki nilai kekayaan yang tidak terhingga. Sang ayah memang tidak begitu memanjakan sang anak, namun apapun kebutuhan sang anak senantiasa dipenuhi oleh Antonio. Membaca sedikit latar belakang keluarga Iniesta, memang dalam keluarga ini hubungan timbal balik dan saling menghormati sangat terlihat. Setelah berusia 10 tahun, Andres harus memenuhi kewajibannya sebagai seorang anak yang patuh dengan mengiyakan permintaan Antonio untuk berlatih sepak bola dan menjadi pemain hebat masa depan.

Hubungan Ayah Dan Iniesta


Benar saja, dengan ketelatenan, dan rasa penuh tanggungjawab kepada ayahnya, Andres pun tidak pernah berhenti berlatih sepak bola. Sehingga ketika ia bermain di lapangan, sudah tidak dapat diragukan lagi kemampuannya. Andres kecil pun menjadi sorotan klub-klub yang lebih besar di seluruh Spanyol sejak keikutsertaannya di pertandingan Barcelona under 15. Kecintaan Antonio terhadap sepak bola memang menjadi wadah bagi Andres untuk mulai mengembangkan karirnya. Antonio merelakan Andres untuk belajar bersama Barcelona dan jauh darinya dan keluarga. Meskipun pada awalnya justru Andres yang bersikukuh tidak ingin berpisah dengan kedua orangtuanya, namun karena desakan dari Antonio, Andres pun memutuskan untuk pergi sesuai dengan keinginan sang ayah. Meski begitu hubungan antara ayah dan anak ini tidak pernah renggang sedikitpun. Selalu ada saling dukung Antonio kepada anaknya, Andres.

Hal yang senantiasa dilakukan oleh Antonio setelah itu adalah menemani kemanapun anaknya bertanding. Antonio selalu memberikan dukungan moril kepada anaknya yang istimewa itu agar tetap fokus dalam meraih apa yang diinginkan oleh timnya. Akhirnya kemenangan demi kemenangan dan prestasi gemilang pun tidak pernah absen dari Barcelona dan Andres, sang kapten tim. Ketika usia Andres 33 tahun, ketika merayakan ulang tahun sang ayah yang saat itu berusia 57 tahun, Andres memberikan kado terindah bagi Antonio dengan menandatangani kontrak kerja seumur hidup bersama Barcelona. Kontrak tersebut membuat Antonio merasa bahagia dan bangga yang semakin dalam terhadap pencapaian Andres. Keterbukaan Antonio kepada anaknya juga membuat kehidupan keluarga Iniesta sangat erat. Hal ini turut berkontribusi pada pencapaian Andres yang sampai menajdi pemain terbaik dan menjadi salah satu pemain incaran dunia. Para fans berat Andres tentu akan mulai belajar hubungan ayah dan anak dari keluarga Iniesta ini. Dengan keterbukaan yang menjadi prinsip keluarga Iniesta, maka Antonio sangat mengenal apa-apa saja kelemahan Andres sehingga jika ada sesuatu yang terjadi, Antonio akan dengan sigap mengingatkan anaknya.

Comments

Popular posts from this blog

Statistik Gol Yang Berhasil Dicetak Lionel Messi

Permainan Taruhan Agen Bola Online Menjadi Permainan Terpopuler